ContohProses Perencanaan SDM, Pengembangan Talent atau Tenaga Kerja. Langkah selanjutnya dalam proses pengelolaan perencanaan SDM adalah melakukan pengembangan tenaga kerja. Tahap ini dimulai dari perekrutan, hingga yang terakhir hubungan baik dengan tenaga kerja atau SDM. Berikut penjelasan singkat setiap tahapnya.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA MSDM Universitas Nasional PASIM Asep Achmad Hidayat Manajemen A-5 010110098 MSDM MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA A. Pendahuluan Manajemen sumber daya manusia , disingkat MSDM, adalah ilmu atau seni untuk mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien melalui fungsi untuk mencapai suatu tujuan. Manajemen Sumber Daya Manusia terdiri dari dua kata yaitu manajemen dan sumber daya manusia. Manajemen berasal dari kata to manage yang berarti mengelola, menata, mengurus, mengatur atau mengendalikannya, atau definisi lain yaitu ilmu atau seni yang mengatur sebuah organisasi atau perusahaan untuk mewujudkan tujuan yang diharapkan. Dengan demikian manajemen pada dasarnya dapat diterjemahkan menjadi pengelolaan, penataan, pengurusan, pengaturan atau pengendalian. Sedangkan sember daya manusia semula merupakan terjemahan dari human recources. Namun ada pula para ahli yang menyamakan SDM dengan manpower atau tenaga kerja, bahkan sebagian orang menyetarakan pengertian SDM dengan personnel personalia, kepegawaian dan sebagainya. B. Definisi Manajemen Sumber Daya Manusia MSDM atau Manajemen sumber daya manusia terdiri dari 2 kata yaitu 1. Manajemen Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. 2. Sumber Daya Manusia SDM atau sumber daya manusia adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu. Pelaku dan sifatnya dilakukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya. Sumber Daya Manusia atau man power di singkat SDM merupakan yang dimiliki setiap manusia . SDM terdiri dari daya fikir dan daya fisik setiap manusia. Tegasnya kemampuan setiap manusia ditentukan oleh daya fikir dan daya fisiknya. SDM atau manusia menjadi unsur utama dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Peralatan yang handal atau canggih tanpa peran aktif SDM, tidak berarti apa-apa. Daya pikir adalah kecerdasan yang dibawa lahir modal dasar sedangkan kecakapan diperoleh dari usaha belajar dan pelatihan. Kecerdasan tolak ukurnya Intelegence Quotient IQ dan Emotion Quality EQ. Sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat dikategorikan atas empat tipe sumber daya, seperti Finansial, Fisik, Manusia dan Kemampuan Teknologi. a. Sumber daya finansial merupakan salah satu unsur penting dalam rangka membentuk perusahaan yang maju dan terus berkembang karena berhubungan dengan saham yang merupakan modal utama dalam membangun sebuah perusahaan dan mengembangkan serta melanjutkan perusahaan tersebut. b. Sumber daya fisik merupakan sumber daya yang menyangkut penunjang secara fisik berdirinya suatu perusahaan seperti alat-alat kelengkapannya. c. Sumber daya manusia merupakan sektor sentral dan penting dalam rangka pencapaian tujuan di suatu perusahaan, karena dengan adanya kemampuan skill para pekerja dan kualitas sumber daya manusia dapat menggerakan perusahaan dengan baik dan benar. d. Kemampuan teknologi juga merupakan unsur penunjang penting dalam menggerakan perusahaan, karena dengan adanya kelengkapan teknologi dan kecanggihan teknologi akan memudahkan berjalannya suatu perusahaan. Dari keempat sumber tersebut aspek yang terpenting yaitu manusia, karena manusia merupakan penggerak terpenting dalam perusahaan. Maju dan tidaknya perusahaan tergantung pada pengelolaan sumber daya manusia ini dapat dilakukan dalam suatu perusahaan itu atau oleh suatu departemen tertentu. C. 4 Fungsi utama Manajemen 1. Perencanaan / Planning Fungsi perencanaan adalah suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut, seperti a. Masa Kerja b. Job Dest c. Prosedur d. dll. 2. Pengorganisasian / Organizing Fungsi perngorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan. Seperti a. Jabatan b. Struktur /Struktural c. dll. 3. Pengarahan / Directing / Leading / Actuating Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya. 4. Pengendalian / Controling Fungsi pengendalian adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan. Planning, Organizing, Actuating, Controling adalah fungsi utama yang harus ada agar mendapatkan hasil manajemen yang maksimal untuk perusahaan atau organisasi, adapun fungsi MSDM lain nya yaitu 1. Pengembangan / Development Fungsi Pengembangan adalah suatu aktivitas untuk menunjang SDM agar menjadi lebih baik. Pengembangan sumber daya manusia ini dapat dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan. 2. Konpensasi / Compensation Fungsi ini merupakan fungsi yang sangat penting, memalui fungsi ini organisasi memberikan balas jasa yang memadai dan layak kepada karyawan. 3. Pengintegrasian Integrasi adalah kegiatan manajemen yang bertujuan untuk rekonsiliasi kepentingan-kepentingan karyawan dalam suatu organiasasi. Telah di sadari bersama bahwa dalam pelaksanaan kegiatan organisasi sering terjadi benturan kepentingan di antara karyawan atau antara karyawan dengan manajer. Untuk itulah pentingnya fungsi integrasi ini agar diperoleh kesepakatan kembali dalam pelaksanaan kegiatan organisasi. 4. Pemeliharaan Maintenance Kemampuan-kemampuan atau keahlian skill dari sumber daya manusia yang telah dimiliki oleh suatu organisasi perlu dipelihara, karena kemampuan tersebut adalah merupakan asset yang penting bagi terlaksananya tugas dan tujuan organisasi. Fungsi pemeliharaan ini termasuk juga jaminan kesehatan dan keselamatan kerja karyawan. 5. Kedisiplinan 6. Pemberhentian Seorang karyawan tidak mungkin akan selalu bekerja pada organisasi tertentu. Pada suatu ketika paling tidak mereka harus memutuskan hubungan kerja dengan cara pensiun. Untuk itu maka tenaga kerja atau karyawan tersebut harus kembali ke masyarakat. Organisasi harus bertanggung jawab dalam memutuskan hubungan kerja ini sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku, dan menjamin warga masyarakat yang dikembalikan itu berada dalam keadaan yang sebaik mungkin. D. Unsur Unsur MSDM Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana tools. Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Tools tersebut dikenal dengan 6M, yaitu men, money, materials, machines, method, dan markets. 1. Man SDM Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. 2. Money uang Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat tools yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi. 3. Materials bahan Materi terdiri dari bahan setengah jadi raw material dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki. 4. Machines mesin Dalam kegiatan perusahaan, mesin sangat diperlukan. Penggunaan mesin akan membawa kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. 5. Methods metode Dalam pelaksanaan kerja diperlukan metode-metode kerja. Suatu tata cara kerja yang baik akan memperlancar jalannya pekerjaan. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri. 6. Market pasar Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli kemampuan konsumen. Unsur- unsur manajemen menjadi hal mutlak dalam manajemen karena sebagai penentu arah perusahaan dalam melakukan kegiatan perusahaan. E. Penutup Seorang manajer sumber daya manusia harus melaksanakan fungsi ini dengan baik . Pelaksanaan berbagai fungsi manajemen sumber daya manusia sebenarnya bukan hanya menciptakan sumber daya manusia yang produktif mendukung tujuan organisasi, akan tetapi juga menciptakan suatu kondisi yang lebih baik guna meningkatkan potensi dan motivasi sumber daya manusia dalam berkarya. Pelaksanaan job analysis, perencanaan sumber daya manusia, rekruitmen dan seleksi, penempatan dan pembinaan karir serta pendidikan dan pelatihan yang baik dapat meningkatkan potensi sumber daya manusia untuk berkarya, karena telah mendapatkan bekal pengetahuan, keterampilan dan ditempatkan pada kedudukan yang tepat the right man on the right place. Sedangkan pelaksanaan fungsi sumber daya manusia lainnya seperti kompensasi, perlindungan dan hubungan tenaga kerja yang baik akan dapat menimbulkan stimulus yang mendorong meningkatnya motivasi kerja sumber daya manusia. Daptar Pustaka 1. Era Baru Manajemen – Richad L Daft5Madalah unsur manajemen yang menggambarkan bagaimana manajer dalam lingkungan manufaktur memperoleh dan mendistribusikan sumber daya untuk mencapai tujuan bisnis. Berikut adalah 5M yang harus Anda tahu dalam unsur manajemen: Manpower (Kepegawaian atau Tenaga Kerja) Tenaga Kerja mengacu pada sumber daya manusia yang berkomitmen untuk Definisi Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Ahli Menurut Ahli Ganyang Tahun 20181 manajemen sumber daya manusia terdiri dari dua makna yaitu manajemen dan sumber daya manusia. Kata manajemen sering dimaknai sama dengan kata to manage yang berarti mengelola. Kata mengelola mengandung makna perencanaan, pengorganisasian, penempatan, kepemimpinan, dan pengendalian dalam rangka mencapai tujuan perusahaan baik secara bersamasama maupun melalui karya orang lain. Sumber daya manusia adalah setiap individu, kelompok, dan semua pihak yang terkait dengan perusahaan. Menurut Mary Parker Follett Tahun 20153 Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Menurut Flippo dalam Hasibuan 201311 manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian dari pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemberhentian karyawan, dengan maksud terwujudnya tujuan perusahaan, individu, karyawan dan masyarakat. Menurut Robert L. Mathis & Jackson John H Tahun 20142., pengertian manajemen sumber daya manusia adalah rancangan sistem-sistem formal dalam sebuah organisasi untuk memastikan penggunaan bakat manusia secara efektif guna mencapai tujuan organisasi Menurut Robbins Tahun 2014, sumber daya manusia merupakan sebuah pondasi utama dalam meraih keuntungan yang kompetitif yang juga berperan penting dalam bagian strategi untuk meraih sebuah kesuksesan yang ingin di capai di sebuah organisasi. Menurut Mangkunegara Tahun 20132 mengatakan bahwa, Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pelaksanaan, dan pengawasan terhadap pengadaan,pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Menurut Stoner, dalam Siagian Tahun 20136, “Manajemen sumber daya manusia yaitu suatu prosedur berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya”. Menurut Andrew dalam Mangkunegara Tahun 2013 4 berpendapat bahwa perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja didefinisikan sebagai proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berintegrasi dengan rencana organisasi. Menurut Bangun Tahun 20125 manajemen sumber daya manusia melakukan kegiatan, perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, personalia, penggerakan, dan pengawasan terhadap fungsi-fungsi operasionalnya, untuk mencapai tujuan organisasi. Dapat disimpulkan bahwa manajemen sumber daya manusia adalah ilmu yang mempelajari tentang proses pengaturan sumber daya manusia mulai dari perencanaan, kegiatan-kegiatan yang ada didalam organisasi atau perusahaan hingga tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Dapat disimpulkan Manajemen sumber daya manusia adalah upaya mengelola sumber daya manusia sebagai salah satu aset, melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan guna mewujudkan sumber daya manusia yang handal efektif dan efisien dalam mencapai tujuan organisasi. Menurut T. Hani Handoko, pengertian manajemen sumber daya manusia adalah penarikan, seleksi, pengembangan, pemeliharaan, dan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai baik tujuan-tujuan individu maupun organisasi. Perencanaan Sumber Daya Manusia Menurut Robbins Tahun 2014, perencanaan sumber daya manusia merupakan sebuah proses untuk memastikan seorang manager dapat memberikan sebuah perencanaan untuk sumber daya manusia berdasarkan jumlah dan jenis orang yang memiliki kapabilitas yang sesuai pada tempat serta waktu. Adapun perencanaan sumber daya manusia merupakan sebuah perencanaan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dalam mencapai efektifitas dan efisiensi dalam mencapai terwujudnya tujuan organisasi tersebut Hasibuan, 2002. Selain itu, perencanaan sumber daya manusia merupakan urutan sebuah kegiatan perkiraan kebutuhan atau permintaan tenaga kerja di masa depan pada sebuah organisasi atau perusahaan yang dimana mencakup penyesuaian sumber daya manusia yang sudah ada maupun pengadaan serta pencarian tenaga kerja baru yang dibutuhkan Jadi, Perencanaan sumber daya manusia adalah sebuah proses runtutan kegiatan untuk memperkirakan serta memastikan kebutuhan seorang tenaga kerja yang didasarkan pada jumlah dan jenis orang yang memiliki kapabilitas sesuai dengan kebutuhan organisasi dalam mencapai tujuan organisasi tersebut. Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya tenaga kerja yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan goal bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia - bukan mesin - dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis. Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dan lain-lain Unsur utama MSDM adalah manusia. Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya. Unsur Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Ganyang 20183 banyak pihak yang terkait dalam manajemen sumber daya manusia di suatu perusahaan. Secara garis besar pihak-pihak tersebut dapat diklasifikasikan menjadi 3 kelompok yaitu pemilik, manajemen perusahaan, dan karyawan. 1. Pemilik Pihak ini terdiri dari satu orang atau beberapa orang yang menanamkan modalnya untuk dikelola di suatu perusahaan. Pemilik perusahaan ada yang aktif mengendalikan perusahaan sebagai anggota dewan komisaris atau sebagai direktur. Pemilik perusahaan juga ada yang tidak aktif mengelola perusahaan, dan hanya menerima hasil investasi dari modal yang ditanamkan di perusahaan. 2. Manajemen perusahaan Pihak ini terlibat aktif dalam pengelolaan suatu perusahaan. Pada umumnya posisi mereka sebagai direktur atau manajer di perusahaan tersebut. Keberhasilan dan kegagalan perusahaan banyak ditentukan oleh skill yang dimiliki oleh manajemen perusahaan. Skill yang harus dimiliki oleh pihak manajemen perusahaan dapat dikelompokan menjadi 3 skill utama, sebagai berikut a. Conceptual Skill Kemampuan manajemen terutama untuk menyusun tujuan dan berbagai perencanaan strategis guna mewujudkan tujuan tersebut. Semakin tinggi jabatan seseorangdi perusahaan, semakin tinggi pula keharusan untuk memiliki conceptual skills. b. Human Skill Manajer harus memiliki kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, dan bernegoisasi secara professional dengan pemilik, karyawan, rekan sejawat, serikat pekerja, mitra kerja, masyarakat, dan pemerintah. Kepiawaian manajer dalam hal ini akan membuka berbagai peluang bagi perusahaan yang bersangkutan. c. Technical Skill Penguasaan terhadap keterampilan teknik tidak dapat diabaikan oleh seorang manajer. Cukup banyak tugas manajer yang memerlukan dukungan keterampilan teknik agar tugas tersebut berjalan dengan sempurna. Sebaliknya karena manajer tidak memiliki keterampilan teknik tertentu dapat berakibat tugas utama yang lebih besar yang merupakan tanggung jawabnya menjadi tidak dapat terlaksana dengan baik. Dengan demikian keterampilan teknik menjadi cukup penting bagi setiap manajer di perusahaan. Hal inilah yang menjadi pertimbangan bagi beberapa perusahaan tertentu saat penempatan posisi manajer lebih mengutamakan dipilih dari sumber karyawan intern yang memiliki keterampilan teknik dibandingkan dengan merekrut dari sumber luar perusahaan. 3. Karyawan Kesuksesan sebuah perusahaan sangat dipengaruhi oleh peran serta karyawan. Karyawan merupakan asset bagi perusahaan yang harus dipelihara sehingga motivasi mereka untuk bekerja dengan bersemangat dan mengarahkan semua potensi yang dimilikinya dapat terus terjaga. Sebaliknya karyawan yang merasa terhadap perusahaan, umumnya tidak akan memberikan kinerja yang maksimum. Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Ganyang 20187 fungsi manajemen sumber daya manusia pada garis besarnya dibagi menjadi dua bagian, yaitu 1. Fungsi Manajerial a. Perencanaan Fungsi manajemen yang berhubungan dengan penetapan tujuan, kebijakan, dan pemilihan berbagai alternative strategi yang menyangkut sumber daya manusia. b. Pengorganisasian Fungsi manajemen yang mengusahakan suatu hubungan kondusif antar individu, kelompok, dan semua pihak yang ada di perusahaan untuk melaksanakan berbagai tugas dalam rangka mencapai tujuan tertentu. c. Penempatan Fungsi manajemen yang berupaya memperoleh karyawan sesuai untuk mengisi jabatan yang kosong di perusahaan sesuai dengan spesifikasinya. d. Kepemimpinan Fungsi manajemen yang membuat semua individu, kelompok, dan semua pihak bekerja sesuai tugasnya dengan mengarahkan semua potensi yang dimiliki secara ikhlas untuk mencapai tujuan perusahaan. e. Pengendalian Fungsi manajemen yang menjamin pelaksanaan tugas sesuai dengan rencana yang telah disusun untuk mencapai tujuan perusahaan. Pelaksanaan pengendalian akan melewati empat tahap yaitu penetapan standar kerja, mengukur kinerja karyawan, membandingkan kinerja dengan standar, lalu melakukan tindakan perbaikan yang diperlukan. 2. Fungsi Operasional a. Pengadaan karyawan Fungsi yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan karyawan baik secara kuantitas maupun kualitasnya sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Pengadaan karyawan baru dapat dilakukan melalui beberapa sumber, baik dari sumber intern maupun sumber eksternal perusahaan yang bersangkutan. Teknik seleksi dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain berupa tes potensi akademik, wawancara, tes psikologis, dan praktik. Perusahaan pada umumnya menggunakan kombinasi beberapa teknik tersebut. b. Pengembangan karyawan Setelah karyawan direkrut perusahaan, langkah selanjutnya adalah pengembangan terhadap karyawan tersebut. Program pengembangan terhadap karyawan tersebut. Program pengembangan dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu pelatihan dan pendidikan. Pelatihan pada umumnya diberikan kepada level karyawan operasional berupa technical skills, waktu yang lebih lama, pendidikan lebih diarahkan kepada conceptual skills, dengan biaya cukup tinggi. c. Pemberian kompensasi Kompensasi merupakan balas jasa yang diberikan oleh pihak perusahaan kepada karyawan dalam proses pencapaian tujuan perusahaan. Kompensasi ini ada yang bersifat langsung berupa gaji atau upah, dan innsentif. Ada juga yang merupakan balas jasa tidak langsung misalnya berupa tunjangan dan fasilitas lebih baik. d. Program integrasi karyawan Integrasi karyawan dapat dilakukan dengan beberapa program, terutama yang menyangkut kebutuhan karyawan,motivasi, disiplin, dan partisipasi karyawan. e. Pemeliharaan karyawan Pemeliharaan karyawan ditunjukan agar karyawan merasa bahwa dirinya merupakan bagian dari perusahaan dan dibutuhkan oleh perusahaan, sehingga akan bekerja dengan lebih baik dan ikhlas. Program pemeliharaan karyawan ini dapat berupa penciptaan system komunikasi kerja yang baik, perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan kerja, pengendalian konflik di lingkungan perusahaan. f. Pemutusan hubungan kerja Pemutusan hubungan kerja merupakan program perusahaan dalam memberhentikan karyawan. Pemberhentian ini dapat disebabkan oleh suatu alasan yang baik dan terhormat, misalnya karena karyawan memasuki masa pension, atau karena kontrak kerja berakhir. Pemberitahuan karyawan dapat juga disebabkan oleh alasan yang tidak terhormat, misalnya karyawan melanggar peraturan yang berlaku di perusahaan atau melanggar hukum yang berlaku secara nasional. Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen sumber daya manusia bertujuan untuk memperbaiki kualitas tenaga kerja dalam suatu organisasi untuk memberikan kontribusi lebih pada organisasi dengan cara yang bertanggung jawab secara strategis, etis dan sosial. Pada intinya tujuan manajemen sumber daya manusia adalah memberikan aturan kerja yang efektif dengan produktivitas tinggi kepada organisasi. Pada kasus ini, produktivitas dapat diartikan sebagai output atau keluaran dari sebuah organisasi/perusahaan terhadap input/masukannya baik itu manusia, modal, energi atau bahan baku. Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia berusaha untuk menyeimbangkan antara tujuan masing-masing individual dan menyelaraskannya hingga mampu bergerak dalam irama yang sama demi mencapai tujuan bersama yaitu tujuan organisasi. Oleh karena itu tujuan khusus dari sebuah manajemen sumber daya manusia adalah untuk membantu para manajer fungsional dan manajer lini dalam mengelola seluruh tenaga kerja atau karyawan selaku sumber daya manusia dengan cara yang lebih efektif. Tujuan manajemen sumber daya manusia menurut Sunarto 20181 antara lain Memperoleh dan mempertahankan tenaga kerja yang terampil, memiliki motivasi tinggi dan dapat dipercaya bagi organisasi. Meningkatkan dan memperbaiki kualitas tenaga kerja dalam organisasi yang diukur dari kontribusi, kemampuan dan kecakapan dalam melaksanakan operasional pekerjaan. Mengembangkan sistem kerja yang baik secara prosedur dalam perekrutan dan seleksi calon karyawan. Prosedur perekrutan dan seleksi dilakukan secara teliti dengan sistem kompensasi dan insentif yang tergantung pada kinerja tiap karyawan. Hal tersebut juga ditunjang oleh pengembangan manajemen serta aktivitas pelatihan yang terkait dengan kebutuhan organisasi. Memiliki komitmen tinggi akan karyawan dan menjadikan karyawan sebagai stakeholder dalam organisasi yang bernilai dan berperan dalam pengembangan iklim kerjasama membentuk kepercayaan bersama. Menciptakan lingkungan kerjasama tim yang fleksibel dan terus berkembang. Menyeimbangkan dan menyelaraskan keperluan masing-masing stakeholder. Menghargai elemen sumber daya manusia berdasarkan prestasi yang telah dicapai Meningkatkan kesejahteraan para karyawan baik secara fisik maupun mental. Menciptakan iklim yang harmonis dan produktif yang terbentuk antara manajemen dan karyawan. Menyediakan kesempatan yang merata bagi seluruh elemen sumber daya manusia. Melakukan pendekatan yang humanis dalam proses pengelolaan karyawan yang berlandaskan keadilan, perhatian, dan transparansi. Mengelola tenaga kerja dan mempertimbangkan perbedaan kebutuhan dan keinginan individu dan kelompok yang difasilitasi dalam penyampaian aspirasi. Tujuan manajemen sumber daya manusia menurut Stoner 20152 antara lain 1. Tujuan Organisasional Ditujukan untuk dapat mengenali keberadaan manajemen sumber daya manusia MSDM dalam memberikan kontribusi pada pencapaian efektivitas organisasi. Walaupun secara formal suatu departemen sumber daya manusia diciptakan untuk dapat membantu para manajer, namun demikian para manajer tetap bertanggung jawab terhadap produktivitas kerja. Departemen sumber daya manusia membantu para manajer dalam menangani hal-hal yang berhubungan dengan sumber daya manusia. 2. Tujuan Fungsional Ditujukan untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia menjadi tidak berharga jika manajemen sumber daya manusia memiliki kriteria yang lebih rendah dari tingkat kebutuhan organisasi. 3. Tujuan Sosial Ditujukan untuk secara etis dan sosial merespon terhadap kebutuhan-kebutuhan dan tantangan-tantangan masyarakat melalui tindakan meminimasi dampak negatif terhadap organisasi. Kegagalan organisasi dalam menggunakan sumber dayanya bagi keuntungan masyarakat dapat menyebabkan hambatan-hambatan. 4. Tujuan Personal Ditujukan untuk membantu karyawan dalam pencapaian tujuannya, minimal tujuan-tujuan yang dapat mempertinggi kontribusi individual terhadap organisasi. Tujuan personal karyawan harus dipertimbangkan jika para karyawan harus dipertahankan, dipensiunkan, atau dimotivasi. Jika tujuan personal tidak dipertimbangkan, kinerja dan kepuasan karyawan dapat menurun dan karyawan dapat meninggalkan organisasi. Tujuan manajemen sumber daya manusia menurut Sedarmayanti 20153 antara lain 1. Tujuan Sosial Tujuan sosial pada tujuan manajemen sumber daya manusia adalah organisasi bertanggung jawab secara sosial terhadap tantangan dan keperluan yang terjadi di masyarakat khususnya di ruang lingkup organisasi dan mengurangi efek yang merugikan. 2. Tujuan Organisasional Tujuan organisasional merupakan langkah untuk menunjukkan kebeberadaan dari suatu organisasi sehingga perlu adanya kontribusi akan pendayagunaan sumber daya manusia secara keseluruhan. Tujuan organisasional dalam tujuan sumber daya manusia itu sendiri merupakan target formal yang ditentukan untuk mencapai tujuan organisasi. 3. Tujuan Fungsional Tujuan fungsional pada proses manajemen sumber daya manusia adalah mempertahankan kontribusi dari sumber daya manusia tiap departemen yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia pada tiap departemen dipelihara sedemikian rupa sehingga memberikan kontribusinya secara optimal. 4. Tujuan Individu Tujuan individu dalam suatu organisasi harus terpenuhi dan diselaraskan dengan tujuan organisasi. Tujuan individu digunakan sebagai motivasi para karyawan untuk lebih berkontribusi dalam melaksanakan tugasnya di dalam organisasi. Peran Manajemen Sumber Daya Manusia Peran manajemen sumber daya manusia yang dikemukan oleh Hasibuan 20135 antara lain 1. Perencanaan Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja Preparation and selection 2. Persiapan Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan/forecast akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain sebagainya. Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya. 3. Rekrutmen & Seleksi Rekrutmen tenaga kerja/Recruitment. Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperlukan analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan/job description dan juga spesifikasi pekerjaan/job specification. 4. Seleksi tenaga kerja/Selection. Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup/cv/curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja/interview dan proses seleksi lainnya. 5. Pelatihan, Pengembangan & Penilaian Prestasi Pengembangan dan evaluasi karyawan Development and evaluation. Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi. 6. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai Compensation and protection. Kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu. Kompensasi atau imbalan yang diberikan bermacam-macam jenisnya yang telah diterangkan pada artikel lain pada situs ini. 7. Promosi, Pemindahan dan Pemisahan Promosi adalah sebuah jenis transfer yang meliputi penugasan kembali seorang pegawai pada sebuah posisi yang kemungkinan besar diberikan pembayaran yang lebih tinggi dan tanggung jawab, hak dan kesempatan yang lebih besar. Demosi, kadang-kadang disebut transfer ke bawah, adalah sebuah jenis transfer meliputi pemotongan pembayaran, hak dan kesempatan. Pemisahan, disebut juga pemberhentian, bahkan sering disebut downsizing, adalah perpindahan sementara atau tidak definitif seorang pegawai dari daftar gaji. Umumnya adalah untuk mengurangi kelebihan beban biaya tenaga kerja dan permasalahan keuangan perusahaan semakin serius. Terminasi adalah tindakan manajemen berupa pemisahan pegawai dari organisasi karena melanggar aturan organisasi atau karena tidak menunjukkan kinerja yang cukup. Pemberhentian sukarela adalah pemisahan pegawai dari organisasi atas inisiatif organisasi atau kemauan pegawai sendiri. Pengunduran diri adalah pemisahan pegawai yang telah menyelesaikan masa kerja maksimalnya dari organisasi atau umumnya di kenal dengan istilah pensiun. Berdasarkan para ahli maka dapat di simpulkan bahwa manajemen sumber daya manusia merupakan suatu ilmu yang di gunakan untuk mengatur orang atau karyawan dalam suatu organisasi ataupun perusahaan, dengan cara dapat mengembangkan setiap potensi yang ada pada setiap orang ataupun karyawan perusahaan. Manajemen sumber daya manusia juga merupakan suatu ilmu yang mengatur suatu hubungan atau peran sumber daya tenaga kerja yang di miliki oleh setiap individu secara efektif dan efisien. Manajemen sumber daya manusia mempunyai konsep bahwa setiap karyawan perusahaan bukanlah sebuah mesin melainkan sebuah rancangan sistem dari sebuah organisasi. Manajemen sumber daya manusia menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik, setiap perusahaan baik perusahaan maupun perusahaan kecil wajib untuk menerapkan sistem manajemen sumber daya manusia, agar perusahaan tersebut dapat berkembang dengan baik. Karena dalam sebuah organisasi di butuhkan sebuah komitmen dari setiap karyawannya agar dapat menjalin sebuah hubungan dan memiliki peran yang baik. Manajemen sumber daya manusia MSDM sebagai suatu sistem bisa menimbulkan masalah ketika hubungan satu fungsi dengan fungsi lainnya tidak berinteraksi secara sinergis. Bahasan mengenai MSDM meliputi beberapa hal terkait dengan sumber daya manusia. Mulai dari pengadaan, pengembangan, pemeliharaan sampai dengan pemberhentian karyawan. Dari bahasan tersebut dalam kenyataan mengalami beberapa masalah. Masalah tersebut secara tahapnya yaitu pengadaan Seleksi, Analsis kebutuhan, dan Kriteria karyawan , Pemeliharaan Kompensasi, dan Pesangon , Pengembangan Pendidikan & Pelatihan, dan Biaya , dan Pemberhetian PHK, dan Kompensasi. Permasalahan bisa di sebabkan oleh beberapa hal Dukungan manajemen puncak dalam bentuk pengarahan dan gagasan-gagasan yang kurang di berikan kepada stafnya. Mutu tahapan proses dan tersedianya data dan informasi yang cukup. Sistem informasi manajemen tidak berfungsi optimum. Tujuan dari MSDM dan fungsinya kurang spesifik, terukur, dan relevan. Ada kesan pelaksanaan fungsi-fungsi MSDM berjalan dengan asumsi tanpa adanya gangguan apapun. Daftar Pustaka Manajemen Sumber Daya Manusia Bangun, W., 2012. Manajemen sumber daya manusia. Ganyang, 2018. Manajemen Sumber Daya Manusia Konsep dan Realita. Handoko, 2001. Manajemen sumber daya manusia. Yogyakarta BPFE. Mathis, and Jackson, 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi 10. Jakarta Salemba Empat. Mangkunegara, 2016. Manajemen sumber daya manusia perusahaan. PT. Remaja Rosdakarya. Robbins, S., 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta PT. Raja Grafindo Persada. Sikula, 2000. Manajemen sumber daya manusia. Erlangga Bandung. Stephan, P. and Coulter, M., 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jilid Satu. Edisi. Stoner, 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta Bumi Aksara.Unsurunsur organisasi - Pengertian organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama secara rasional dan sistematis, terkendali, dan terpimpin untuk mencapai tujuan tertentu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.Dalam organisasi juga terdapat unsur-unsur yang harus ada agar organisasi tersebut bisa berjalan dengan baik. Organisasi berfungsi sebagai wadah untuk bersama-sama mencapai Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Haiiii Semua Apa Kabar Kalian Semua, baik-baik saja? Okay, saya akan memperkenalkan diri. Nama saya Tarisya Dinda Oktaviani, saya berkuliah di Stiamak Barunawati Surabaya, yang bertepat di Jalan Perak No. 173, Perak Utara Surabaya. Stiamak Barunawati Surabaya Merupakan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan,di salah satu mata kuliah saya ada tentang sumber daya manusia, dan Dibimbing oleh Bapak Dosen Dr. Nugroho Dwi Priyohadi, Beliau Mengajar saya tentang apa itu Sumber Daya Manusia?, Apa sih yang termasuk Dalam Sumber Daya Manusia?Sumber Daya Manusia merupakan Kompenen Penting yang berfungsi sebagai penggerak kegiatan produksi dalam organisasi atau di sebuah perusahaan. di salah satu fungsi sumber daya manusia yang dimana fokus pada kegiatan rekutmen, pengolahan, dan pengarahan para karyawan. Sumber Daya Manusia menjadi unsur penting di berbagai kegiatan organisasi maupun disebuah perusahaan. Mengapa Sumber Daya Manusia Juga Disebut aset?. Merupakan faktor utama dalam sebuah organisasi, perusahaan, dan juga negara. Selain itu Sumber Daya Manusia ada beberapa kompenen loh, saya sebutin ya satu - satu. Pertama Kualitas Pekerjaan dan Inovatif, Kualitas Pekerjaan merupakan suatu hasil yang dapat diukur dengan efektifitas dan efesiensi dalam pekerjaan yang dilakukan Sumber Daya Manusia atau Sumber Daya lainnya dalam mencapai tujuan perusahaan dengan baik dan bergaya guna. Kedua Kejujuran dalam bekerja, Kejujuran selain membawa dampak yang positif jyga membawa kepada ke arah yabg lebih baik. Penting Kejujuran dalam bekerja wajjb kita terapkan agar senantiasa bersikap jujur dalam berbagai segala tindakan. Ketiga Kehadiran dalam pekerjaan, Kehadiran karyawan merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan. Sistem Kehadiran para Karyawan sudah ditentukan oleh Perusahaan. Keempat Sikap salam bekerja, Sikap Positif diperlukan terutama jika para karyawan menemukan sebuah masalah dalam pekerjaan. Sifat positif ini menjadi solusi untuk mencari berbagai jalan untuk memecahkan permasalahan karyawan dalam pekerjaan. Kelima Inisiatif dan Kreatif, Karyawan dikatakan kreatif apabila mampu membuat atau menciptakan sesuatu, mungkin dari hasil pemikiran atau asumsi dari orang orang yang belum pernah melihat hal yang Sekarang kalian sudah paham kan tentang Sumber Daya Manusia, Bapak Dr. Nugroho Dwi Priyohadi, juga mengundang beberapa pembicara, untuk menambah wawasan mahasiswanya. Saya menikmati materi yang dijelaskan pak Nugroho, jadi mengerti tentang Sumber Daya Manusia. sepertinya kalian harus lebih responsif terhadap tantangan diera digital ditantang harus memiliki sikap kompetitif-adaptive human capital dan memiliki jiwa digital dari saya, mengenai tentang Sumber Daya Manusia dan Pembelajaran Saya selama Kuliah Sumber Daya Jumpa dilain waktu Lihat Ilmu Sosbud SelengkapnyaSumberdaya alam hayati atau SDA biotik adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh makhluk hidup, seperti hewan dan tumbuh-tumbuhan. Sementara itu, SDA nonhayati atau SDA abiotik adalah kebalikan dari SDA hayati. Itulah penjelasan berikut bahasan apakah yang dimaksud dengan sumber daya alam dan contonya yang dapat dibagikan
– Saat ini kita akan membahas mengenai Pengertian Sumber Daya Manusia SDM, penjelasan selengkapnya akan diuraikan sebagai berikut Pengertian Sumber daya manusia Pengertian Sumber daya manusia disingkat dengan SDM merupakan salah satu faktor yang penting bahkan tidak dapat dilepaskan dari sebuah organisasi, baik itu institusi atau juga sebuah perusahaan. SDM ini merupakan suatu kunci yang menentukan pada perkembangan perusahaan. Pada hakikatnya, SDM ini berupa manusia yang dipekerjakan pada sebuah organisasi/perusahaan ialah sebagai penggerak, pemikir serta perencana dalam mencapai tujuan organisasi itu. Dewasa ini, perkembangan terbaru memandang karyawan bukan ialah sebagai sumber daya belaka, melainkan lebih berupa modal juga aset bagi institusi atau organisasi. Sebab itu setelah muncul istilah baru di luar Human Resources, yakni atau Human Capital. Di sini SDM dilihat bukan hanya ialah sebagai aset utama, namun juga aset yang bernilai serta bisa dilipat gandakan, dikembangkan bandingkan dengan portfolio investasi serta juga bukan sebaliknya sebagai beban,cos. Di sini perspektif SDM ialah sebagai investasi institusi atau juga organisasi lebih mengemuka. Pengertian SDM ini bisa dibagi menjadi dua diantaranya Pengertian SDM secara mikro ini merupakan individu yang bekerja serta menjadi anggota suatu perusahaan atau institusi juga umum disebut dengan pegawai, buruh, karyawan, pekerja, tenaga kerja serta sebagainya. Pengertian SDM secara makro ini merupakan suatu penduduk pada suatu negara yang telah memasuki usia angkatan kerja, baik itu yang belum bekerja atau juga yang sudah mendapatkan pekerjaan Secara garis besar, pengertian dari Sumber Daya Manusia ialah individu yang bekerja ialah sebagai penggerak pada suatu organisasi, baik institusi atau juga perusahaan serta memiliki fungsi sebagai aset yang harus dilatih dan juga dikembangkan kemampuannya. Supaya dapat mengerti lebih dalam lagi mengenai Pengertian SDM ini maka kita dapat merujuk pada pengertian SDM yang dikemukakan oleh beberapa para ahli, sebagai berikut Sumber daya manusia ini memiliki beberapa pengertian yakni sumber daya manusia ini suatu usaha kerja yang bermanfaat bagi keberlangsungan produksi. Sedangkan makna yang kedua, ialah sumber daya manusia ini merupakan kelompok manusia yang terdiri dari manusia yang mempunyai kemampuan dalam memberikan jasa. 2. SDM Menurut Hariandja Sumber daya manusia ialah sebagai salah satu faktor penting sebuah perusahaan selain dari faktor modal. Faktor sumber daya manusia ini dianggap teramat penting sebab memerlukan pengelolaan yang baik di dalam rangka peningkatan mutu suatu organisasi atau juga suatu perusahaan. Sumber daya manusia ini merupakan suatu rancangan berbagai sistem formal di dalam perusahaan maupun organisasi yang mempunyai fungsi untuk menjaga supaya penggunaan bakat serta minat manusia bisa/dapat dipakai untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan itu dengan secara efektif dan efisien. Sumber daya manusia ini merupakan manusia yang memiliki kemampuan terpadu yang dicirikan dengan pola pikir dan juga daya fisik yang baik. Perilaku serta watak sumber daya manusia ini berasal dari lingkungannya sedangkan prestasi dan juga motivasi kerja berasal dari keinginan pada dirinya sendiri. Pengertian sumber daya manusia merupakan suatu faktor utama yang penting di dalam tiap-tiap proses pembangunan negara, perusahaan, serta juga organisasi. Di dalam pembangunan ini sumber daya manusia memberi pengaruh besar serta bermanfaat hingga harus diatur dan juga dijaga. Peran yang dimiliki SDM ini ada dua yaitu sebagai objek dan juga subjek dari proses pembangunan. Fungsi Sumber Daya Manusia Adapun fungsi dari Sumber Daya Manusia SDM ini diantaranya 1. Sebagai Tenaga Kerja Tenaga kerja ini merupakan seluruh penduduk yang mempunyai usia siap kerja produktif. Tenaga kerja memiliki suatu kemampuan untuk memberikan jasa tiap satuan waktu yang berguna di dalam menghasilkan produk berupa barang serta juga jasa yang bisa/dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri serta orang lain. 2. Sebagai Tenaga Ahli Sumber daya manusia ini mampu berfungsi sesuai bidang serta juga kemampuannya. salah satunya yakni sebagai tenaga ahli bagi sebuah perusahaan bahkan negara. 3. Sebagai Pemimpin Sumber daya manusia yang mempunyai kapasitas lebih besar dengan skill dan juga pengalaman yang mumpuni bisa/dapat berfungsi yakni sebagai pemimpin bagi suatu golongan, perusahaan serta organisasi. 4. Sebagai Tenaga Usahawan Sumber daya manusia yang mampu menjadi tenaga usahawan ini ialah mereka yang bisa/dapat melaksanakan pekerjaan yang berhubungan dengan kemandirian di dalam rangka menciptakan sebuah produk baru yang bermanfaat bagi orang banyak atau juga lingkungannya bahkan dunia 5. Berfungsi dalam Pengembangan IPTEK Sumber daya manusia juga mempunyai fungsi utama di dalam penemuan serta pengembangan ilmu sehingga mampu digunakan untuk kemajuan dirinya sendiri, lingkungan, serta orang lain termasuk perusahaan ataupun juga organisasi. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Sumber Daya Manusia Sumber daya manusia SDM ini mempunyai peranan yang penting bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan segala daya serta upaya manusia bisa memproduksi barang-barang sesuai dengan kebutuhan. Adapun beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kualitas dari sumber daya manusia, diantaranya Pendidikan Pendidikan yang baik itu dapat menghasilkan juga SDM yang baik. Jadi betapa pentingnya pendidikan dalam menghasilkan sumber daya yang berkualitas serta memiliki daya saing. SDM yang berkualitas tersebut dapat meningkatkan produktivitas di dalam bekerja sehingga tujuan dari sebuah organisasi-pun bsia dengan mudah untuk tercapai. Umumnya negara-negara maju itu memiliki tingkat pendidikan yang baik. Lingkungan Lingkungan sangat berpengaruh di dalam membentuk karakter manusia. Maka dengan keadaan lingkungan yang baik itu umumnya akan membentuk karakter manusia yang tentu baik juga, sehingga dapat/bisa menghasilkan SDM yang berkualitas serta mempunyai daya saing. Lingkungan yang berpengaruh membentuk karakter manusia misalnya ialah seperti lingkungan tempat tinggal, lingkungan pendidikan, lingkungan bermain, dan lain-lain. Contoh Sumber Daya Manusia Macam sumber daya manusia banyak serta beragam. apabila dilihat dari standard usia sumber daya manusia yakni orang yang mempunyai usia produktif maka sumber daya manusia bisa berupa Karyawan Mahasiswa yang mempunyai skill dan kemampuan tertentu Pencari kerja yang mempunyai keahlian di bidang tertentu Pemimpin perusahaan Tenaga ahli dan teknisi, dan sebagainya. Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian SDM, Fungsi, Faktor, Contoh dan Menurut Para Ahli, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda.
PengertianManajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) menurut M.Manullang (2004:198), adalah sebagai berikut : "Manajemen Sumber Daya Manusia adalah seni dan ilmu pengadaan, pengembangan dan pemanfaatan SDM sehingga tujuan perusahaan dapat direalisasikan secara daya guna dan kegairahan kerja dari semua kerja". Pengertian Manajemen Sumber Daya
– Pengertian Sumber Daya Manusia – Suatu negara pasti mempunyai dan membutuhkan sumber daya manusia untuk memenuhi tujuan yang ingin dicapai oleh negara tersebut, misalnya dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan sebagainya. sumber daya manusia ini harus dikelola dengan baik agar bakat dan kemampuannya dapat bermanfaat secara utuh, maksimal, dan tepat sasaran melalui metode-metode dan sistem yang efektif dan efisien. Sumber daya manusia terdiri dari dua hal, yaitu daya fisik dan daya pikir yang nantinya akan menentukan kemampuan manusia. Dalam suatu aktivitas, manusia adalah unsur utamanya, tidak peduli meskipun banyak peralatan canggih yang sudah bisa bekerja secara instan, namun peralatan tersebut tidak akan bisa berfungsi jika tidak dikelola oleh manusia. Baca Juga Macam Macam Sumber Daya Alam dan Manfaatnya Pengertian Sumber Daya Manusia menurut Para Ahli Beberapa ahli telah merumuskan arti dari sumber daya manusia SDM yaitu sebagai berikut. 1. Sonny Sumarsono Sonny Sumarsono 2003 mengartikan bahwa sumber daya manusia mempuyai beberapa pengertian yaitu sumber daya manusia adalah usaha kerja yang bermanfaat bagi keberlangsungan produksi. Sedangkan makna yang kedua, sumber daya manusia merupakan kelompok manusia yang terdiri dari manusia yang memiliki kemampuan untuk memberikan jasa. 2. Hariandja Sumber daya manusia oleh Hariandja dimaknai sebagai salah satu faktor penting bagi sebuah perusahaan selain faktor modal. Faktor sumber daya manusia ini dianggap penting karena membutuhkan pengelolaan yang baik dalam rangka peningkatan mutu organisasi maupun perusahaan. 3. Mathis dan Jackson Menurut Mathis dan Jackson 2006, sumber daya manusia merupakan suatu rancangan berbagai sistem formal dalam perusahaan maupun organisasi yang berfungsi untuk menjaga agar penggunaan bakat dan minat manusia dapat digunakan untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan tersebut secara efektif dan efisien. 4. Hasibuan Sumber daya manusia menurut Hasibuan adalah manusia yang mempunyai kemampuan terpadu yang dicirikan dengan pola pikir dan daya fisik yang baik. Perilaku dan watak sumber daya manusia berasal dari lingkungannya sedangkan prestasi dan motivasi kerja berasal dari keinginan dirinya sendiri. 5. Ermaya Pengertian sumber daya manusia menurut Ermaya adalah suatu faktor utama yang penting dalam tiap proses pembangunan negara, perusahaan, maupun organisasi. Di dalam pembangunan ini sumber daya manusia memberi pengaruh yang bermanfaat sehingga harus diatur dan dijaga. Peran yang dimiliki sumber daya manusia ada dua yaitu sebagai objek serta subjek dari proses pembangunan. 6. Abdurrahmant Fathoni Abdurrahmant Fathoni mengartikan sumber daya manusia sebagai kekayaan atau modal suatu negara yang penting bagi segala aktivitas manusia sehingga mencapai tujuan yang ingin dicapai. Untuk itu, diperlukan analisis pengembangan dengan metode yang sesuai dengan memperhatikan beberapa unsur seperti waktu, skill kemampuan, dan daya yang dimiliki oleh setiap manusia. 7. Gouzali Syadam Gouzali Syadam mengartikan sumber daya manusia sebagai human resource yang merupakan sumber utama dalam proses kegiatan di lingkungan sekitar. Beberapa ahli menyampaikan bahwa sumber daya manusia adalah sekelompok tenaga kerja yang memberikan daya dan upayanya kepada sebuah organisasi maupun perusahaan secara luas. Begitu banyak pengertian sumber daya manusia yang dibuat oleh parah ahli baik dari kalangan politisi, ekonom, dan sebagainya. sumber daya manusia memiliki peranan dalam suatu pengembangan, pembangunan, maupun proses yang lain. Baca Juga Contoh Sumber Daya Alam Dan Manfaatnya Fungsi Sumber Daya Manusia Beberapa fungsi sumber daya manusia dijelaskan secara lengkap yaitu sebagai berikut. 1. Sebagai Tenaga Kerja Tenaga kerja disebut juga man power’ merupakan seluruh penduduk yang memiliki usia siap kerja produktif. Tenaga kerja mempunyai kemampuan untuk memberikan jasa setiap satuan waktu yang berguna untuk menghasilkan produk berupa barang maupun jasa yang dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri atau orang lain 2. Sebagai Tenaga Ahli Sumber daya manusia dapat berfungsi sesuai bidang dan kemampuannya salah satunya adalah sebagai tenaga ahli bagi suatu perusahaan atau negara. 3. Sebagai Pemimpin Sumber daya manusia yang mempunyai kapasitas lebih besar dengan skill dan pengalaman yang mumpuni dapat berfungsi sebagai pemimpin bagi suatu golongan, perusahaan, maupun organisasi. 4. Sebagai Tenaga Usahawan Sumber daya manusia yang dapat menjadi tenaga usahawan adalah mereka yang dapat melaksanakan pekerjaan yang berhubungan dengan kemandirian dalam rangka menciptakan suatu produk baru yang bermanfaat bagi orang banyak maupun lingkungannya. 5. Berfungsi dalam Pengembangan IPTEK Sumber daya manusia juga mempunyai fungsi utama dalam penemuan dan pengembangan ilmu sehingga dapat digunakan untuk kemajuan dirinya sendiri, lingkungan, dan orang lain termasuk perusahaan ataupun organisasi. Baca Juga Jenis-Jenis Pekerjaan Beserta Gambarnya Contoh Sumber Daya Manusia Macam sumber daya manusia sangat banyak dan beragam. Jika dilihat dari standard usia sumber daya manusia yaitu orang-orang yang memiliki usia produktif maka sumber daya manusia dapat berupa seorang karyawan, mahasiswa yang memiliki skill atau kemampuan tertentu, para pencari kerja yang memiliki keahlian di bidang tertentu, para pemimpin perusahaan, para tenaga ahli dan teknisi, dan sebagainya. Baca Juga Pengertian Wirausaha – Tujuan, Ciri Ciri, Karakteristik dan Manfaat Pengertian Sumber Daya Manusia menurut Para Ahli1. Sonny Sumarsono2. Hariandja3. Mathis dan Jackson4. Hasibuan5. Ermaya6. Abdurrahmant Fathoni7. Gouzali SyadamFungsi Sumber Daya Manusia1. Sebagai Tenaga Kerja2. Sebagai Tenaga Ahli3. Sebagai Pemimpin4. Sebagai Tenaga Usahawan5. Berfungsi dalam Pengembangan IPTEKContoh Sumber Daya Manusia
4 Kemajemukan bangsa indonesia memerlukan 2 pilar agar sebuah negara dapat berjalan dengan baik. dua pilar tersebut adalah. A. Pemerintahan demokratis dan Supremasi Hukum 5. Berikut yang bukan merupakan perwujudan dari persatuan dalam keberagaman setiap warga masyarakat adalah A. Rasa cinta kepada kebudayaan sendiri semakin kuat 6.
Makadari itu peneliti ingin mengadakan observasi di dua sekolah itu dengan judul "Observasi Manajemen Kualitas Sumber Daya Manusia di Sekolah Dasar". B. Rumusan Masalah. Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan maka dapat dikemukakan rumusan masalah sebagai berikut : 1.